[Poin-poin penting pembelajaran dalam artikel ini]
- Antikoagulan mencegah pembekuan darah dan mencegah emboli pembuluh darah.
- Jika Anda lupa meminum dosis obat, jangan meminum dua kali dosis sekaligus dalam waktu singkat.
- Sebelum menjalani operasi atau pencabutan gigi, sebaiknya informasikan kepada dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi antikoagulan.
- Saat meminum obat, Anda harus melakukan olahraga ringan, menggunakan sikat gigi berbulu lembut, dan makan lebih banyak sayuran.
- Jika terjadi pendarahan, memar, hematuria (kencing berdarah), atau tinja berdarah (BAB berdarah), Anda harus segera kembali periksa ke dokter.
I. Apa itu antikoagulan?
Antikoagulan digunakan untuk mencegah pembekuan darah, menjaga sirkulasi darah, dan mencegah emboli pembuluh darah. Hal ini sering digunakan untuk pasien dengan trombosis vena dalam, penyakit arteri koroner, emboli paru, aritmia, penyakit jantung rematik, stroke trombotik dan penyakit lain atau pasien dengan penyakit jantung. implan katup. Obat-obatan yang umum meliputi: Aspirin, Bokey, Plavix, Licodin, Brilinta, Efient, Xinkangning (Persantin, Plestar, Warfarin, Dabigatran, Rivaroxaban, Apixaban, Edoxaban.
II. Apa yang harus saya perhatikan?
- Bagian perobatan:
- Anda sebaiknya mengikuti petunjuk dokter dan meminum obat secara teratur. Jangan menambah atau mengurangi dosis sendiri untuk menghindari peningkatan kemungkinan perdarahan atau trombosis.
- Jika lupa meminum obat, minumlah sesegera mungkin, namun jangan meminum dua kali dosis sekaligus dalam waktu singkat.
- Satu minggu sebelum operasi dan pencabutan gigi, sebaiknya tanyakan kepada dokter apakah Anda akan berhenti minum obat.
- Jangan mengkonsumsi sendiri obat pereda nyeri yang mengandung aspirin untuk menghindari overdosis.
- Hindari mengonsumsi obat-obatan tradisional Tiongkok yang akan meningkatkan efek antikoagulan. Misalnya: Angelica sinensis, Salvia miltiorrhiza, Ginkgo biloba, kamomil, safflower, akar peony merah, rebusan Chuanxiong atau Bazhen.
- Pengguna Rivaroxaban harus meminumnya bersama makanan. Pasien yang tidak dapat menelan tablet dapat dihancurkan dan diminum dengan air atau makanan cair segera setelah pemberian melalui selang lambung.
- Bagian makanan dan minuman:
- Hindari makan natto, jamur, dan jamur yang memiliki sifat antikoagulan dalam jumlah besar.
- Hindari mengonsumsi minyak ikan dalam jumlah besar yang memiliki sifat anti trombosit dan trombolitik.
- Orang yang memakai Warfarin sebaiknya menghindari makan makanan yang mengandung vitamin K dalam jumlah besar, karena akan mengurangi efek obat, seperti: teh hijau, teh oolong, kubis, bayam, kembang kol hijau, natto, hati sapi, dan hati babi.
- Orang yang memakai Warfarin harus menghindari makan makanan yang mengandung vitamin E dalam jumlah besar untuk menghindari peningkatan efek antikoagulan, seperti bibit gandum, kedelai, minyak sayur, dan tepung gandum utuh.
- Hindari meminum alkohol(Bir), terutama alkohol yang mengandung Chinese wolfberry, eucommia ulmoides, dan kurma merah, karena akan mempengaruhi efek antikoagulan.
- Kehidupan sehari-hari:
- Disarankan untuk melakukan olahraga ringan, seperti jogging, berenang, dll., untuk mengurangi kemungkinan cedera.
- Dianjurkan untuk menghindari pemijatan, bekam, pemijatan dan aktivitas lainnya saat minum obat untuk menghindari pendarahan atau stasis darah.
- Berhati-hatilah saat menggunakan alat tajam, seperti pisau cukur listrik, bukan pisau cukur, untuk menghindari luka.
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut untuk mengurangi iritasi gusi.
- Makan lebih banyak sayuran dan kembangkan kebiasaan olahraga untuk mengurangi sembelit.
- Sebelum menjalani perawatan, pembedahan, atau pencabutan gigi apa pun, jika Anda sedang hamil atau berencana hamil, Anda harus memberi tahu dokter Anda bahwa Anda sedang mengonsumsi antikoagulan dan jangan berhenti meminumnya tanpa izin.
III. Dalam keadaan apa tidak cocok digunakan?
Jika Anda mengalami gejala pendarahan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya, seperti: kulit memar, lebam, kencing berwarna coklat tua atau berdarah, feses berwarna merah atau hitam, gusi yang terus mengeluarkan darah saat menggosok gigi, luka yang sulit berhenti mengeluarkan darah, pendarahan menstruasi yang berlebihan, dll. Anda harus segera kembali ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.