[Poin-poin penting pembelajaran dalam artikel ini]
- Kemoterapi dapat digunakan untuk menghancurkan sel kanker untuk mengendalikan dan memperlambat perkembangan kanker.
- Kemungkinan efek samping termasuk hipositosis, mual, muntah, kerusakan mukosa mulut, dll.
- Selama kemoterapi, makanlah dalam porsi kecil, sering, dan makan lebih banyak makanan berkalori tinggi dan berprotein tinggi.
- Perhatikan kebersihan diri untuk menghindari infeksi, bergerak perlahan dan perhatikan keselamatan untuk menghindari cedera dan pendarahan.
I. Apa itu kemoterapi?
Kemoterapi adalah salah satu jenis pengobatan yang menggunakan obat antikanker (obat kimia) untuk mengobati kanker. Pengobatan ini biasanya dilakukan dalam bentuk obat yang masuk ke dalam peredaran darah pasien dan mencapai berbagai jaringan dan organ di seluruh tubuh untuk menghancurkan atau menghambat kanker. kanker. Pertumbuhan dan pembelahan sel untuk mengendalikan dan memperlambat perkembangan kanker.
II. Apa saja efek samping yang umum terjadi setelah kemoterapi?
Kemoterapi terutama menargetkan sel-sel yang membelah dan tumbuh dengan cepat, dan sel-sel kanker hanyalah sel-sel tersebut. Namun, sel-sel normal dalam tubuh manusia juga memiliki karakteristik pertumbuhan dan pembelahan yang cepat, seperti sel-sel yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan rambut, produksi sel darah, atau pemeliharaan. pencernaan sel-sel di saluran, sehingga kerusakan pada sel-sel ini mungkin terjadi selama pengobatan. Inilah penyebab efek samping yang umum pada pasien kemoterapi, termasuk:
- Penurunan jumlah sel darah: antara lain anemia (akibat penurunan sel darah merah), leukopenia (mempengaruhi sistem kekebalan tubuh), trombositopenia (mempengaruhi pembekuan darah), (Bacaan lebih lanjut: Perawatan mandiri untuk trombositopenia)
- Bisul mulut dan ketidaknyamanan saluran cerna: Karena kemoterapi menyebabkan kerusakan sel-sel yang melapisi rongga mulut dan saluran pencernaan, kerusakan mukosa mulut, gangguan pencernaan, mual, muntah (bacaan lebih lanjut: Perawatan mual dan muntah pada pasien kanker), sembelit, diare, dll. (Bacaan lebih lanjut: Perawatan mukosa mulut pasien yang menjalani kemoterapi)
- Rambut rontok: akibat pengaruh sel folikel rambut yang tumbuh pesat di kulit kepala.
III. Apa yang harus saya perhatikan setelah menerima kemoterapi?
- Untuk menghindari infeksi, perhatikan kebersihan diri:
- Kenakan masker saat keluar dan hindari tempat umum dan tempat keramaian.
- Jagalah lingkungan rumah Anda tetap berventilasi dan kering, dan hindari hewan peliharaan dan tanaman pot dalam ruangan.
- Anda harus menyikat gigi dan berkumur setelah makan. Jika Anda menderita sariawan, harap bersihkan mulut Anda lebih sering.
- Jaga perineum dan anus tetap bersih dan kering, dan mandi sitz dengan air hangat jika perlu.
- Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan mandi setiap hari.
- Hindari cedera dan pendarahan:
- Hati-hati saat menggunakan benda tajam.
- Jagalah kuku Anda tetap pendek agar tidak tergores.
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut atau kapas mulut untuk menyikat gigi.
- Periksa tubuh Anda setiap hari apakah ada bintik-bintik pendarahan atau memar.
- Jika Anda mengalami demam, mual parah, muntah, diare, hematuria, tinja berdarah, tinja berwarna hitam, bintik berdarah atau pendarahan apa pun setelah kembali ke rumah, harap hubungi staf medis atau pergi ke ruang gawat darurat untuk perawatan medis setelah keluar, harap ikuti petunjuk dokter instruksi untuk kunjungan tindak lanjut rutin.
- Waktu santai dan Aktivitas:
- Jalani hidup teratur dan tidur yang cukup.
- Istirahat dan olahraga yang cukup, serta ubah postur tubuh secara perlahan agar tidak terjatuh karena pusing.
- Pola makanan:
- Segera setelah menerima kemoterapi, Anda mungkin mengalami penurunan nafsu makan, mual, dan muntah. Usahakan untuk sering makan dalam porsi kecil dan menghindari makanan berminyak, terlalu pedas atau pedas.
- Terapkan pola makan tinggi kalori dan tinggi protein. Jika perlu, kunjungi klinik "konsultasi nutrisi".
- Hindari makanan mentah dan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin.
- Suplemen nutrisi dapat ditambahkan bila diperlukan. Ada banyak jenis produk nutrisi yang beredar di pasaran, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi sebelum mengonsumsinya.
- Cara mengatur emosional:
- Redakan emosi melalui pembicaraan yang tepat.
- Tarik napas dalam-dalam, berolahraga secukupnya, dan dengarkan musik untuk mengalihkan perhatian Anda.
- Memiliki keyakinan agama memberi jiwa Anda sesuatu untuk beristirahat dan mencapai ketenangan emosional.
- Rambut rontok bersifat sementara.
Setelah perawatan selesai, rambut akan tumbuh kembali. Anda bisa memakai topi, sorban atau wig, dan menggunakan sampo ringan agar tidak mengiritasi kulit kepala.