【Inti Pelajaran】
  1. Pada saat memberi makan lewat selang Nasogastrik, pasien hrs diduduk kan dgn sudut 45 – 60 derajat.
  2. Utk pasien yg perlu membalik badan, dan dihisap dahaknya dgn mesin, harus membalik badan dulu, baru disuap makan.
  3. Jika saat menyedot cairan maag, cairannya berwarna merah atau coklat, tdk boleh disuap, segera kedokter.
     
Mengapa diberi selang nosagastrik?
  1. Pemberian makanan lewat selang (nutrisi enteral):
    Pasien yg pernah operasi mulut atau usus dan maag, saluran pencernaan buntu, mulut dan maag luka parah, pasien stroke, pasien ALS, karena sudah tua, dll. Tidak bisa makan sendiri, wkt makan ada kesulitan menelan, pasien spt ini menggunakan selang utk makan. (terapi pemberian nutrisi lewat saluran cerna dengan menggunakan slang khusus (feeding tube).
  2. Pemberian obat:
    Pada saat tdk sadar atau sulit menelan, tdk bisa minum obat, boleh diberikan lewat selang.
  3. menyedot cairan maag:
    Maag pasien tersumbat,  pankreasnya infeksi berat atau setelah operasi, maag belum bisa bekerja dgn normal, boleh menggunakan cara menyedot sedikit cairan maag atau gunakan cara drainase alami, utk mengeluarkan cairan yg mengumpul dlm maag dan mengeluarkan udara dlm maag, juga. Utk kurangi tekanan dan kembungnya maag pasien. Jika pendarahan pd saluran makan, wkt menghisap cairan maag bisa periksa apakah ada darah yg keluar, juga bisa utk bersihkan darah yg berada pada maag sebelum lakukan pemeriksaan edoskopi, dgn demikian pemeriksaan akan lebih lancar.
     
Alat yg perlu disiapkan:
Suntikan tanpa jarum utk suap, suhu yg sedang utk masukan makanan lewat selang, air hangat, handuk utk perawatan, atau handuk kertas tahan air (gambar 1).
e52b6c73d3a537cb8df515fc5ca2f804.png
Gambar 1  Alat yg perlu disiapkan
 
Langkah:
  1. Cuci tangan yg bersih, 1/2 jam sebelum beri makanan lewat selang, periksa popok pasien, apakah perlu diganti., balik badan, sedot dahak, letakan handuk, atau kertas tahan air di dada pasien. Tegakan pasien keposisi 1/2 duduk, atau keadaan 1/2 baring 45~60 derajat. Pastikan tempat selang ditmp yg benar:  pastikan plester penetap tidak berubah tempat atau lepas, periksa selang apakah di bagian mulut melilit atau lepas (buka mulut pasien dan periksa apakah selangnya dibagian mulut melilit atau terlipat). Buka tutup selang, di bagian awal selang masukan air sedikit, jika air yg dimasukan bergelembung udara, artinya selang lambung telah beralih tmpnya. Tak boleh menyuap.
  2. Sebelum masukan makanan, sedot dulu air maag, lihat isi yg tersisa dlm maag. Jika disedot tdk ada makanan sisa, berarti pencernaannya bagus. Jika tersedot masih ada sisa makanan sedikit, harus didorong kembali kedlm maag. Jika tersedot makanan sisa lebih dari 100ml atau banyaknya lebih dari banyaknya makanan yg di berikan sebelumnya, harus tunggu 1jam kemudian baru di pertimbangkan lagi. Jika tersedot cairan warna hijau kehitaman, merah atau coklat, tdk boleh di kembalikan ke maag, segera panggil suster RS (gambar 2).
    7889785c3fa158e17cbcb12af463bd61.png
    Gambar 2  Periksa sisa isi dlm maag utk menilai pencernaan
     
  3. Sebelum masukan makanan, beri air hangat 30ml dulu utk membasahi tembok selang. Suntikan utk menyuap diangkat tinggi, diatas maag 30 ~ 45cm, gunakan beratnya makanan yg masuk kedlm selang, perlahan masuknya. Kecepatan masuknya makanan, berprinsip tdk membuat perut pasien tdk enak. Setiap kali masukan makanan tdk lebih dari 3ooml. Setiap hari jumlah total banyaknya makanan hrs ikuti petunjuk dari dokter dan ahli nutrisi. Pada saat masukan makanan jika pasien batuk terus tdk berhenti, atau makanan keluar keluar balik lewat selang, hrs segera berhenti menyuap, dan lapor suster RS.
    035f0e1c737e6249add42d6582cf4302.png
    Gambar 3  Wkt menyuap pasien dlm keadaan 1/2 duduk, suap perlahan
     
  4. Jika makanan tdk bisa lancar masuk lewat selang, boleh di sedot sedikit dulu, lalu perlahan di dorong masuk kembali. Jika masih tetap tdk bisa masuk, laporkan ke suster RS. Setelah suap selesai, cuci selang dgn cara masukan 30ml air hangat. Ini utk cegah selangnya buntu atau terfermentasi makanannya. Setelah suap, pasien tetap pada posisi 1/2 duduk selama 45~60 menit, tdk boleh segera baring, hidari tersedak dan menjadi radang paru paru. 
  5. Bersihkan dan rapi kan semua alat: cuci bersih dan di keringkan utk pemakaian berikutnya.
     
Prinsip perawatan: 
  1. Setiap hari sebelum dan sesudah menyuap, pagi bangun tidur, dan malam sebelum tidur, harus bersihkan mulut dgn stik kapas dibasahi dgn air. Jikga pasien sadar, dianjurkan utk gosok gigi bersihkan mulut. Tiap hari mengganti plester utk menetapkan tempat selang, jgn ditempel ditempat yg sama utk hindari luka karena tekanan plester itu.
  2. Jika selang hidung merosot, jika dirumah sakit, segera hubungi suster RS utk di benarkan. Tapi jika dirumah, harus segera hubungi perawat khusus utk rumah tangga.
  3. Wkt membuat makanan, harus jaga kebersihan. Makanan kaleng yg telah dibuka, harus secepatnya dihabiskan. Obat dan makanan tdk boleh dicampur wkt menyuap. Krn takut ada efek sampingan.
  4. Utk selang hidung dari bahan polietilen, dianjurkan gunakan utk jangka pendek. Plg lama 2 minggu harus diganti. Dari bahan silicon, bahannya lunak tidak mudah rusak, tp perlu bayar sendiri. Boleh 1 bulan sekali ganti baru.
  5. Utk hindari selang lepas dari tmp nya, selain gunakan plester utk menetapkan pd bagian pipi, juga bisa gunakan peniti di jepit pada baju. Pasien yg tdk sadar, atau pasien yg gusar, tdk bisa bekerja sama, utk hindari tertarik oleh pasien, boleh gunakan pengontrolan gerakan seperlunya.
     
The text was translated by UNIVERSAL LINK CO., LTD.

 

 
    EVALUASI
    Silakan coba jawab pertanyaan berikut
    Nursing Instruction Satisfaction
    Please log in to rate